" Dan tiadalah kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itu adalah kehidupan yang sebenarnya kalau mereka mengetahui." (al-Ankabut: 64) history of indonesia: Sumber Ajaran Islam

translate


loading,sabar menunggu biar diridhoi Allah SWT

Sabtu, 16 Mei 2009

Sumber Ajaran Islam

Sumber utama dan pertama ajaran islam adalah kitab suci Al-Qur’an , kemudian hadis Nabi sebagai sumber kedua. Fungsi Al-Qur’an bagi orang islam adalah sebagai petunjuk hidup. Secara garis besar, kandungan Al-Qur’an dapat dibagi menjadi delapan tema pokok, yaitu 1. Tentang Tuhan, 2. Tentang manusia sebagai individu, 3. manusia sebagai bagian dari masyarakat, 4. Tentang alam semesta, 5. Tentang kenabian dan wahyu, 6. Tentang akhirat, 7. Tentang setan dan kejahatan, dan 8. Tentang lahirnya masyarakat muslim.




Al-Qur’an adalah wahyu yang datang dari Allah Yang Maha Sempurna, dan oleh karena itu tidak ada keraguan tentang kebenarannya. Isi kandungan Al-Qur’an bersifat sempurna, tetapi manusia yang memahaminya justru tidak memiliki kesempurnaan. Oleh karena itu kemampuan manusia memahami Al-Qur’an berbeda-beda, dipengaruhi oleh kapasitas intelektual, keimanan, jarak dan metodologi yang dipergunakan. Ilmu untuk memahami Al-Qur’an disebut ilmu tafsir.

Ilmu Tafsir

Secara umum Ilmu Tafsir adalah ilmu yang bekerja untuk mengetahui arti dan maksud dari ayat-ayat Al-Qur’an. Pada waktu Nabi Muhammad masih hidup, beliau sendiri yang menjelaskan maksud dari ayat Al-Qur’an, maka hadis Nabi disebut sebagai penjelasan dari Al-Qur’an. Setelah Nabi wafat, para sahabat berusaha menerangkan maksud Al-Qur’an bersumber dari pemahaman mereka terhadap keterangan Nabi. Kemudian pada saat sahabat sudah tidak ada, maka pemahaman Al-Qur’an dilakukan oleh para ulama, dengan interpretasi. Ketika itulah tafsir tersusun sebagai ilmu.

Derajat Tafsir

Meskipun setiap metode memiliki keunggulan dan kelemahan, tetapi ragam metodologi penafsiran, kemudian dapat ditentukan ranking kualitas tafsir. Para ulama tafsir sepakat bahwa ranking derajat tafsir adalah sebagai berikut :

Pertama, Tafsir tertinggi kualitasnya adalah tafsir yang dilakukan dengan ayat Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an bi Al-Qur’an, yakni menafsirkan ayat Al-Qur’an dengan ayat sebelum atau sesudahnya atau ayat ditempat lain. Misalnya tafsir tentang shirathal mustaqim.

Kedua, Derajat kedua adalah tafsir Al-Qur’an dengan hadis Nabi, karena Nabi Muhammad adalah manusia yang dinilai paling mengetahui tentang maksud suatu ayat, misalnya tafsir tentang sholat.

Ketiga, Tafsir Al-Qur’an dengan atsa, yakni pendapat sahabat besar ( Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali ) karena kedekatan dan frekwensi pergaulan mereka dengan Nabi dinilai menjamin tingkat pemahaman tinggi.

Keempat, Tafsir Al-Qur’an dengan ilmu bahasa.

Kelima, Tafsir Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan.

Dari perkembangan ilmu tafsir tersebut, muncullah kitab-kitab tafsir yang berbeda-beda, sebagaimana kita ketahui pada saat ini. Perbedaan tersebut merupakan khazanah dan kekayaan ilmu pengetahuan.

Tujuan Al-Qur’an

Al-Qur’an sebagai sumber ajaran islam, petunjuk, tuntunan dan pedoman hidup secara umum bertujuan antara lain :

  1. Untuk membersihkan akal dan mensucikan jiwa manusia,
  2. Mengajarkan kemanusiaan yang adil dan beradab,
  3. Menciptakan persatuan dan kesatuan dalam seluruh aspek kehidupan,
  4. Mengajak manusia berfikir dan bekerjasama, bermusyawarah dan bermufakat,
  5. Membasmi kemiskinan material dan spiritual, kebodohan, penyakit dan kezaliman,
  6. Memadukan kebenaran dan keadilan dengan rahmat dan kasih sayang,
  7. Memberi jalan tengah tawassuth antara berbagai pandangan yang ekstrim, misalnya antara sosialisme dan kapitalisme.

Dengan memahami isi kandungan Al-Qur’an yang mendalam, maka semakin diketemukan kebenaran-kebenaran Al-Qur’an dan semakin terarah dalam menentukan arah kehidupan, baik kehidupan secara pribadi, maupun sebagai anggota masyarakat dalam segala kapasitas dan kedudukan.

Untuk itu marilah kita kembali kepada petunjuk Al-Qur’an yang dijamin kebenarannya.

sumber : artikel masjid



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

flag


ShoutMix chat widget